MONITORNUSANTARA.COM, – Hyundai Hillstate harus menelan kekalahan telak saat menghadapi Gimcheon Korea Expressway Hi-Pass dalam lanjutan KOVO Cup 2026. Megawati Hangestri Pertiwi mampu menyumbang 14 poin, namun Hillstate takluk tiga set langsung dengan skor 0-3 di Jinnam Gymnasium, Yeosu, Korea Selatan, Rabu (14/10/2026).
Hi-Pass mengamankan kemenangan lewat skor 25-17, 25-16, dan 25-18. Hasil ini memperlihatkan perbedaan efektivitas permainan kedua tim, terutama ketika Hillstate kehilangan momentum akibat kesalahan sendiri.
Megawati menjadi salah satu tumpuan serangan Hillstate sepanjang pertandingan. Namun, kontribusi pemain asal Indonesia tersebut belum cukup untuk mengimbangi permainan Hi-Pass yang tampil lebih konsisten. Jordan Wilson yang juga menjadi andalan Hillstate beberapa kali kesulitan mengonversi peluang menjadi poin.
Kekalahan ini membuat langkah Hyundai Hillstate menuju semifinal KOVO Cup 2026 semakin berat. Mereka masih memiliki satu pertandingan fase grup melawan GS Caltex pada Jumat (16/10/2026). Kemenangan menjadi target penting bagi Hillstate untuk menjaga peluang melanjutkan kiprah di turnamen pramusim voli Korea Selatan tersebut.
Sebaliknya, Hi-Pass semakin kokoh di puncak klasemen Grup B setelah menyapu bersih dua pertandingan yang telah dijalani. Laetitia Moma Bassoko dan rekan-rekannya pun berada dalam posisi menguntungkan untuk melangkah ke semifinal.
Jalannya Pertandingan Hillstate vs Hi-Pass
Hi-Pass langsung memperlihatkan permainan agresif sejak set pertama. Kombinasi serangan Laetitia Moma Bassoko, Mami Uchiseto, dan Kang So-hwi membuat pertahanan Hillstate berada di bawah tekanan.
Hi-Pass unggul 6-3 pada awal pertandingan dan mampu mempertahankan kendali permainan. Sementara itu, Hillstate kesulitan menemukan ritme serangan. Megawati beberapa kali menjadi pilihan utama untuk menyelesaikan bola, tetapi kontribusinya belum mampu mengangkat permainan tim secara keseluruhan.
Jordan Wilson juga belum tampil maksimal. Sejumlah kesalahan dalam penyelesaian serangan membuat Hillstate kesulitan mengejar ketertinggalan. Hi-Pass akhirnya menutup set pertama dengan kemenangan 25-17.
Memasuki set kedua, Hillstate sempat memberikan perlawanan lebih baik. Serangan Wilson mulai menghasilkan poin sehingga pertandingan berjalan lebih ketat pada fase awal.
Namun, situasi berubah setelah Hi-Pass kembali menemukan momentum. Hillstate kehilangan kendali permainan dan kesulitan menghentikan perolehan poin lawan. Rentetan delapan poin yang diraih Hi-Pass membuat jarak kedua tim semakin melebar.
Hillstate tertinggal jauh dan tidak mampu membalikkan keadaan. Hi-Pass pun merebut set kedua dengan skor 25-16, sekaligus berada di ambang kemenangan tanpa kehilangan satu set pun.
Memasuki set ketiga, Hillstate berusaha bangkit demi memperpanjang pertandingan. Megawati dan rekan-rekannya tampil lebih agresif hingga sempat unggul 8-6 pada fase awal set.
Keunggulan tersebut berlanjut menjadi 10-7. Hillstate sempat memperlihatkan tanda-tanda kebangkitan setelah dua set sebelumnya berada dalam tekanan.
Akan tetapi, konsistensi kembali menjadi persoalan. Sejumlah kesalahan membuat keunggulan Hillstate tidak bertahan lama. Hi-Pass mampu membalikkan keadaan dan unggul 16-13 pada fase pertengahan set.
Hillstate belum menyerah. Mereka sempat mencetak tiga poin beruntun untuk membuka kembali peluang mengejar ketertinggalan. Namun, upaya tersebut tidak berlanjut karena Hi-Pass kembali memanfaatkan kesalahan lawan untuk menjauh.
Hi-Pass akhirnya menutup set ketiga dengan kemenangan 25-18. Hasil tersebut memastikan mereka menang 3-0 sekaligus membuat Hillstate kembali gagal meraih kemenangan di Grup B. (**)


