Hj Supriani Subroto Sukses Dimulai Dari Hal Kecil

MONITORNUSANTARA.COM, JAKARTA, Kartini Hebat Kartini Berkarya, jika diaplikasikan pada kehidupan wanita Indonesia pada masa ini menurut pengusaha Hj Supriani Subroto yang sudah 24tahun tinggal di Brunei Darussalam adalah mereka para wanita yang berani menyuarakan aspirasi serta ide-idenya.

Selain itu, mereka mampu menentukan masa depannya sendiri, mewujudkan mimpi-mimpi mereka, dengan menjadi seorang pribadi yang berintegritas, berkarakter kuat, tak peduli dari latar belakang ekonomi maupun pendidikan apapun mereka.

“Asalkan memiliki keinginan kuat dan secara konsisten mau memperjuangkan mimpinya, saya rasa mereka patut disebut sebagai Kartini Hebat. Sementara untuk Kartini Berkarya, tentunya ini berkaitan dengan pencapaian yang dilakukan, menurut saya Kartini Berkarya adalah mereka yang mampu untuk terus menuangkan kreatifitas tanpa batas, turut berkontribusi dan ikut menyumbangkan terobosan-terobosan baru di era ekonomi global yang fluktuatif ini, “kata Hj Supriani.

” Tanggapan saya mengenai Kartini kartini Indonesia masa kini, saya rasa kita, termasuk saya di dalamnya sebagai penerus perjuangan Kartini dalam memperjuangkan hak dan kebebasan perempuan, hendaklah bersyukur karena di masa ini perempuan memiliki peluang yang lebih besar dalam meraih mimpinya dibandingkan dengan perempuan yang hidup di era penjajahan dahulu,”tegasnya kepada monitornusantara.com.

“Akses kita para perempuan untuk memaksimalkan potensi diri juga lebih tinggi, ditambah lagi perkembangan teknologi yang bisa kita manfaatkan, merupakan suatu peluang yang baik,”lanjut perempuan kini berusia 47tahun yang tetap terlihat cantik dan muda itu.

“Meskipun saya seorang pengusaha, saya jugalah seorang Ibu untuk tiga anak anak saya dan seorang istri untuk suami saya. Bahwa tidak ada hal yang tidak mungkin bagi seorang wanita untuk menjalankan kodratnya beriringan dengan mencapai mimpi mimpinya, ini adalah bentuk apresiasi tertinggi saya terhadap apa yang saya capai dalam hidup,”tandasnya.

“Saya masih suka memasak di rumah untuk anak anak dan suami saya, masih suka keluar jalan jalan dengan keluarga, bahkan pergi nonton bioskop ditemani anak dan suami. Karena bagi saya, bisnis memang penting, namun keluarga tetap nomor satu,” ujar Hj Supriani.

“Janganlah kita melupakan keluarga untuk sekedar mencapai kesuksesan, sebab keluarga adalah segala-galanya. Semoga hal sederhana ini cukup memberikan inspirasi untuk Kartini kartini di luar sana, “kata dia.

” Buat saya, perjuangan R.A. Kartini adalah sebuah revolusi yang membuka jalan bagi kaum perempuan Indonesia untuk mencapai kesetaraannya. Dan karena itu merupakan perjuangan, hendaklah kita para perempuan tetap meneruskan perjuangan beliau dari generasi ke generasi, dengan tidak menyia-nyiakan waktu dan kesempatan, tak hanya sekedar bermimpi, tetapi juga berusaha mewujudkan mimpi itu,”tandasnya.

Demi menjadi perempuan yang tak sekedar berpatok pada standar kecantikan semata, namun juga mengedepankan intelektualitas diri, nilai, sikap, dan tingkah laku yang baik. Sebab peran perempuan sangatlah penting bagi lingkungan sekitarnya.

Mengutip dari kata kata inspiratif R.A. Kartini, bahwa “Sampai kapanpun, kemajuan perempuan itu ternyata menjadi faktor penting dalam peradaban bangsa.

Kunci kesuksesan bagi masing masing individu tentunya berbeda antara satu dengan yang lainnya. Namun saya yakin, kerja keras adalah kunci utama.

” Selain kerja keras, bagi saya menanamkan nilai nilai kejujuran dalam berusaha merupakan hal yang penting, sebab kejujuran menciptakan kepercayaan, dan kepercayaan ini Insya Allah akan membuka jalan bagi kita untuk selalu amanah terhadap apa yang kita kerjakan, “ungkapnya.

” Jangan lupa pula untuk bersedekah, sebab segala apa yang kita miliki di dunia ini hanyalah titipan Allah. Bersedekah tidak akan mengurangi secuilpun rejeki kita,” pesan Hj Supriani.

“Awalnya saya merintis usaha makanan dengan membuka catering kecil kecilan, kemudian lambat laun usaha catering saya semakin berkembang dan sayapun merambah ke dunia F&B,” urai perempuan ramah ini.

“Saya pun mencoba membuka restoran saya sendiri dengan mengangkat cita rasa masakan Indonesia yang autentik menggunakan resep turun menurun dari keluarga,”ungkapnya.

“Dari situlah bisnis restoran saya mulai berkembang pesat hingga memiliki beberapa cabang, di bawah pengelolaan Wira Rimba Group, PT yang saya dirikan. Termasuk di dalamnya industri seafood crackers “PEKATAN” yang pabriknya berada di wilayah perindustrian Lambak Kanan, Bandar Seri Begawan,” kata dia.

“Lantas dari sana saya mulai menjalin relasi dengan kolega2 yang saya temui dan memberanikan diri untuk terjun menggeluti berbagai bisnis lain di luar bisnis F&B, yakni bisnis pertambangan, kayu, serta konstruksi, “ujarnya.

” Tidak menutup kemungkin untuk saya memperluas lagi jangkauan bisnis di bidang yang lain pula, sebab saya tergolong pribadi yang selalu ingin belajar akan hal-hal baru. Namun saya tidak pernah melupakan bahwa dunia kuliner lah yang membawa saya sampai kesini, saat ini pun saya masih aktif menjadi bagian dari organisasi ICA (Indonesian Chef Association),”harapnya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.