Jakarta, MONITORNUSANTARA.COM,- Ketua dan jajaran panitia mengajak seluruh alumni Universitas Indonesia (UI) lintas generasi untuk meramaikan dan memeriahkan acara peringatan “50 Tahun Suratkabar UI (SKK-UI) Salemba.” Undangan ini terbuka bagi siapa saja alumni UI dari berbagai angkatan maupun dari Perguruan Tinggi lainnya.
Bahkan acara ini mendapat dukungan kuat dari Rektor UI Prof Dr Heri Herrmansyah. Ia menyambut baik acara peringatan “50 Tahun Suratkabar UI (SKK-UI) Salemba.” yang akan diselengarakan pada tanggal 14 Januari 2026, bertempat di Aula FKUI Salemba, Jakarta Pusat.
Juru bicara dan koordinator Humas Panitia Penyelengara Asri Hadi mengatakan bahwa dukungan tersebut telah disampaikan Rektor UI kepada panitia pada pertemuan 13 November. Kemudian pada pertemuan berikutnya di Ruang Kerja Rektor UI Kampus UI Depok pada 29 Desember 2025.
Asri Hadi mengatakan hingga hari ini sudah tercatat akan hadir sejumlah tokoh nasional, mantan aktivis kampus lintas generasi, baik dari UI maupun kampus-kampus lainnya pada acara peringaan setengah abad Surat Kabar Salemba.
Ketua Panitia Warmo Muhri menjelaskan pada acara di Aula FKUI itu juga akan dilangsungkan peluncuran buku “50 Tahun Suratkabar UI Salemba” serta panel diskusi dengan panelis sejumlah mantan ketua dewan mahasiswa.
Antara lain Hariman Siregar, Dipo Alam dan Lukman Hakim dari UI. Serta Heri Akhmadi (ITB), Saur Hutabarat (UGM) dan Harun Alrasyid (IT) dengan moderator manton wartawan Salemba Ikrar Nusa Bhakti.
Panitia juga sudah menemui secara langsung Chairul Tanjung dan Yusril Ihza Mahendara, untuk mememinta kesediaan mereka menjadi pembicara kunci (keynote speaker). Acara Peringatan 50 Tahun Surat Kabar Salemba UI juga akan dibuka dengan sambutan Rektor UI.
Dua tokoh mantan aktivis mahasiswa UI tersebut bersedia hadir dan mengisi acara dalam bentuk penyampain keynote speech.
Charul Tanjung (CT) merupakan aktivis mahasiswa ketika kuliah di UI, bahkan tokoh yang termasuk orang terkaya di Indonesia ini pernah menjabat Ketua Dewan Mahasiswa UI (DMUI). Beliau merupakan Ketua DM-UI (ex officio) terakhir. Ketua DMUI pertama (1955-1958) adalah Prof Dr Emil Salim.
Sedangkan Prof Dr Yusril Ihza Mahendara yang kini menjabat sebagai Menko Bidang Hukum, Hak Azasi Manusia, Imigrasi dan Pemasyarakatan, pernah menduduki poisi ketua BPM (Badan Permusyawaratan Mahasiswa) UI tahun 1977-1978.
Menurut Antony Zeidra Abidin, Pemimpin Umum koran kampus ini sejak bedirinya hingga terakhir terbit (1976-1980), ketiga tokoh nasional tersebut mempunyai keterkaitan erat dengan Koran Salemba.
“Pak Emil dan Bung Yusril dulu aktif menulis artkel di Suratkabar UI Salemba. Sedangkan Bung CT menurut pengakuannya terinpirasi menjadi Ketua DMUI ketika SMA membaca pledoi Ketua DMUI Lukman Hakim di Koran Salemba,” ucap Antony Z Abidin.

Selain itu, Pak Emil Salim merupakan pelopor koran kampus di Universitas Indonesia. Ketika menjadi Ketua DMUI, beliau menerbitkan koran “Mahasiswa”.
“Untuk itu Panitia akan menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasih kepada Pak Emil pada acara peringatan 50 Tahun Salemba Rabu Minggu depan, 14 Januari”, lanjut Antony.
Antony juga pernah menjabat Pemimpin Redaksi Koran Kampus yang pada masanya beredar luas di sejumlah kota seluruh Indonesia.****


