MONITORNUSANTARA.COM – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mendorong penguatan ketahanan pangan nasional melalui Program Kebun Pangan Lokal Perempuan. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga sekaligus memperkuat peran perempuan dalam pembangunan di tingkat komunitas.

Wakil Menteri PPPA, Veronica Tan, mengatakan keterlibatan perempuan perlu diperkuat dalam seluruh tahapan pembangunan ketahanan pangan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan program di daerah.

“Program ini tidak hanya bicara soal pangan, tapi juga penguatan komunitas, termasuk sebagai ruang parenting dan dukungan psikologis berbasis masyarakat,” ujar Veronica usai menghadiri Dialog Nasional Pemberdayaan Masyarakat, Peningkatan Kemandirian, dan Resiliensi Nasional dalam Memperkuat Kepemimpinan Perempuan di Jakarta, Rabu (8/4).

Menurutnya, partisipasi perempuan di sektor pangan menjadi faktor penting dalam mengatasi berbagai tantangan distribusi, termasuk kendala transportasi dan infrastruktur yang selama ini memengaruhi stabilitas harga di sejumlah wilayah.

Ia menegaskan, program tersebut juga akan dilengkapi dengan target partisipasi yang terukur agar dampak ekonominya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

“Program kebun pangan lokal perempuan ini akan diarahkan di desa, dengan kepemimpinan perempuan dalam Musrenbang dan dukungan kebijakan afirmatif, sehingga bisa memperkuat ketahanan keluarga sekaligus mendorong ekonomi masyarakat,” katanya.

Dalam implementasinya, Kemen PPPA bekerja sama dengan Kementerian Pertanian untuk mengembangkan program di sejumlah wilayah prioritas, termasuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Veronica menyebutkan, program ini akan dijalankan di delapan wilayah, di antaranya Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Sumatera Barat, dan Sulawesi Selatan.

Lahan yang dimanfaatkan mencakup kawasan perhutanan sosial, lahan milik pemerintah daerah, serta tanah tidak produktif yang berpotensi dioptimalkan untuk kegiatan pertanian berbasis komunitas.

Ketahanan pangan menjadi salah satu indikator utama kesejahteraan masyarakat. Sejumlah faktor seperti cuaca ekstrem, banjir, kekeringan, hingga perubahan pola musim masih menjadi tantangan yang memengaruhi produksi pertanian dan stabilitas harga pangan.

Kondisi tersebut berpotensi menekan daya beli masyarakat dan meningkatkan kerentanan ekonomi keluarga. Karena itu, program kebun pangan lokal perempuan diharapkan dapat menjadi solusi strategis untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui program ini, Kemen PPPA menegaskan komitmennya untuk mendorong perempuan sebagai aktor utama dalam pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berperspektif gender.

Ikuti MONITORNusantara.com di Google News

Sempatkan juga membaca artikel menarik lainnya, di portal berita EDITOR.id dan MediaSosialita.com