Jakarta, MONITORNUSANTARA.COM,- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan besar-besaran di jajaran eksekutif. Dalam reshuffle ketujuh kalinya yang digelar di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (1/10/2026), Presiden resmi melantik total 18 pejabat baru yang mencakup posisi menteri, wakil menteri, kepala badan, hingga pucuk pimpinan Polri.
Perubahan drastis ini ditandai dengan pergeseran dan pencopotan sejumlah nama besar. Berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 104P Tahun 2026 hingga Nomor 46M Tahun 2026, dinamika politik pemerintahan Kabinet Merah Putih periode 2024–2029 kembali disesuaikan untuk menggenjot kinerja pemerintah.
Sorotan Perubahan: Pratikno hingga Posisi Strategis Polri
Sejumlah kejutan mewarnai reshuffle kali ini. Salah satunya adalah pencopotan Pratikno dari posisi Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK). Eks Mensesneg era Presiden Joko Widodo tersebut kini digantikan oleh Sugiono, yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Luar Negeri. Kursi Menlu yang ditinggalkan Sugiono kini dipercayakan kepada Arrmanatha Christiawan Nasir.
Di sektor pertahanan dan keamanan, Letjen Purn Djamari Chaniago dicopot dari posisi Menko Polkam, dan posisinya kini diisi oleh Dudung Abdurachman. Sementara itu, kejutan juga terjadi di Korps Bhayangkara, di mana Listyo Sigit Prabowo ditunjuk sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP), sementara posisi Kapolri kini resmi diemban oleh Suyudi Ario Seto didampingi Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri.
Perombakan ini menandai babak baru konsolidasi pemerintahan Presiden Prabowo dalam menghadapi tantangan ekonomi dan stabilitas nasional ke depan.
Perombakan kabinet tersebut mengacu pada sejumlah Keputusan Presiden (Keppres). Di antaranya Keppres Republik Indonesia Nomor 104P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode 2024-2029.
Kemudian, Keppres Republik Indonesia Nomor 105P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Kepresidenan dan Kepala Badan Reforma Agraria Nasional.
Selanjutnya, Keppres Republik Indonesia Nomor 84P Tahun 2026 dan Nomor 96P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Ketua dan Anggota Ombudsman Republik Indonesia.
Adapun pengangkatan Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan serta Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa mengacu pada Keppres Republik Indonesia Nomor 46M Tahun 2026.
Daftar Lengkap 18 Pejabat Baru Kabinet Merah Putih
Berikut adalah rincian lengkap nama-nama pejabat yang dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto:
1, Menteri Kabinet
Bahlil Lahadalia — Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi
Sugiono — Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
Dudung Abdurachman — Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan
Arrmanatha Christiawan Nasir — Menteri Luar Negeri
Muhammad Sarmuji — Menteri Perindustrian (menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita)
2, Wakil Menteri
Drajad Hari Wibowo — Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian
Nurkholisoh Ibnu Aman — Wakil Menteri Keuangan
Luki Alfirman — Wakil Menteri Keuangan
Muhammad Saleh Mustafa — Wakil Menteri Pertanian
Irwan Meilano — Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan
3, Kepala & Wakil Kepala Badan/Lembaga
Listyo Sigit Prabowo — Kepala Staf Kepresidenan (KSP)
Dedy Prasetyo — Kepala Badan Reforma Agraria Nasional
Aryanto Wibowo — Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP)
Muhammad Fadhil Imran — Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa
4, Ombudsman Republik Indonesia
Nuzran Joher — Ketua Ombudsman
Radyan Sam — Anggota Ombudsman
5, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri)
Suyudi Ario Seto — Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri)
Wahyu Hadiningrat — Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri)


