Jakarta, MONITORNUSANTARA.COM,- Publik menyoroti kenaikan tajam harta kekayaan Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, yang terdokumentasi dalam laporan resmi selama kurun waktu dua tahun terakhir.
Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara di Komisi Pemberantasan Korupsi, total aset Dudy mencatat lonjakan nilai yang cukup drastis dibandingkan saat dirinya masih menjabat sebagai Komisaris PT PLN pada 2023.
Tercatat pada 2023, kekayaan Dudy berada di angka Rp44,12 miliar, namun melonjak drastis hingga mencapai Rp79,48 miliar dalam laporan periodik tahun 2025.
Peningkatan nominal tersebut mencapai sekitar Rp35,35 miliar atau setara dengan kenaikan 80,12 persen dalam waktu yang tergolong singkat sejak ia dilantik sebagai menteri.
Bahkan saat awal masa jabatannya sebagai Menteri Perhubungan pada November 2024, total hartanya sempat menyentuh angka Rp82,76 miliar sebelum akhirnya mengalami penyesuaian pada laporan terbaru.
Mayoritas aset milik politikus Partai Amanat Nasional ini didominasi oleh kepemilikan delapan bidang tanah dan bangunan yang tersebar di wilayah Jakarta Selatan, Bekasi, hingga Tangerang Selatan senilai Rp41 miliar.
Selain sektor properti, Dudy memiliki koleksi sepuluh kendaraan mewah dengan nilai total mencapai Rp7,77 miliar, termasuk beberapa unit keluaran terbaru tahun 2025.
Komponen kekayaan lainnya mencakup kas dan setara kas sebesar Rp26,43 miliar, serta harta bergerak dan aset lain senilai total Rp5,73 miliar.
Meskipun terdapat kewajiban utang sebesar Rp1,46 miliar, posisi kekayaan bersih sang menteri tetap berada di angka Rp79,48 miliar setelah seluruh aset dikalkulasikan.
Sosok Dudy Purwagandhi
Dudy Purwagandhi dipercaya Presiden Prabowo Subianto menempati posisi Menteri Perhubungan di Kabinet Merah Putih. Sebelum menjabat menteri Dudy Purwagandhi merupakan CEO dari Jhonlin Air Transport (JAT).
Jhonlin Air Transport adalah maskapai penerbangan regional di Indonesia yang fokus melayani daerah-daerah di Kalimantan Selatan, maskapai penerbangan milik konglomerat Kalimantan Haji Isam.
Sehingga secara tidak langsung, Dudy terafiliasi dengan saham milik Haji Isam yakni PT Jhonlin Agro Raya Tbk. (JARR) dan PT Pradiksi Gunatama Tbk. (PGUN), yang dimana keduanya bergerak di bidang perkebunan dan pengolahan sawit.
Pria kelahiran 1970 ini yang dikenal sebagai sebagai Komisaris PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) memiliki latar belakang pendidikan Sarjana Hukum, Universitas Trisakti (1995).
Pendidikan di bidang hukum ini memberikan dasar bagi kariernya yang gemilang di berbagai posisi strategis di sektor publik dan swasta.
Harta Kekayaan Menteri Dudy
Berdasarkan pengumuman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan pada 28 Maret 2024 untuk laporan periodik tahun 2023, Dudy Purwagandhi, tercatat memiliki total kekayaan senilai Rp44,12 miliar.
Rincian kekayaan tersebut mencakup aset-aset sebagai berikut:
1. Tanah dan Bangunan: Rp38,64 miliar, termasuk properti di Jakarta Selatan, Bekasi, dan Tangerang. Salah satunya adalah tanah dan bangunan seluas 475 m2/570 m2 di Jakarta Selatan senilai Rp25 miliar.
2. Alat Transportasi dan Mesin: Rp5,91 miliar, mencakup kendaraan seperti Toyota LC 200 AT tahun 2016 senilai Rp2,12 miliar dan Hyundai Ioniq 5 tahun 2022 senilai Rp977 juta.
3. Harta Bergerak Lainnya: Rp234,65 juta.
4. Surat Berharga: Rp77,4 miliar.
5. Kas dan Setara Kas: Rp24,87 miliar.
6. Harta Lainnya: Rp5,5 miliar.
Setelah dikurangi utang yang mencapai Rp108,44 miliar, total harta bersih Dudy Purwagandhi tercatat sebesar Rp44,12 miliar. ***


